Indonesia Impor Minyak untuk Cadangan Penyangga Energi

Solar Industri – Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan pemerintah akan mengimpor minyak mentah guna mewujudkan cadangan penyangga energi. Dengan anggaran yang tersedia sebesar Rp 800 miliar maka diperkirakan jumlah minyak yang diimpor mencapai 1,6 juta barel.

Anggota DEN Andang Bachtiar mengatakan, pemenuhan cadangan penyangga sebenarnya bisa berasal dari minyak mentah dalam negeri maupun luar negeri. Sayangnya, produksi minyak dalam negeri saja belum mampu mencukupi kebutuhan nasional. Tercatat lifting minyak nasional sekitar 800.000 barel per hari (bph). Sedangkan, kebutuhan minyak nasional mencapai 1,6 juta bph.

“Jadi, tidak memungkinkan (minyak dalam negeri) untuk diambil lagi (sebagai cadangan penyangga),” kata Andang di Jakarta, Kamis (21/7).

Andang menuturkan, jenis-jenis energi yang menjadi cadangan penyangga yakni minyak bumi, bensin, solar, avtur, dan elpiji. Namun, kali ini yang menjadi prioritas pemerintah dalam membentuk cadangan penyangga ialah minyak bumi.

Dia mengatakan, cadangan penyangga tidak hanya berada di fasilitas penyimpanan minyak milik kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Pasalnya, kilang minyak yang ada di Indonesia pernah memproduksi 1,6 juta barel pada tahun 80-an. Namun, dia belum bisa membeberkan kapan 1,6 juta barel minyak untuk cadangan penyangga bakal diimpor. agen poker

“Yang jelas minyak mentah yang diimpor nantinya disesuaikan dengan spesifikasi kilang minyak di dalam negeri,” ujarnya.