Pertamina Sumbagut Jamin Pasokan BBM Dan LPG Jelang Puasa Dan Lebaran Aman

S-petro.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Sumatra bagian Utara menjamin pasokan bahan bakar minyak dan LPG menjelang puasa dan Lebaran pada tahun ini. Beberapa langkah yang dilakukan yakni penambahan jam operasional terminal BBM dan menambah armada mobil tangki.

Selain itu, General Manager Pertamina MOR I Romulo Hutapea mengatakan akan membentuk posko satuan tugas untuk memantau ketersediaan BBM dan LPG pada 21 Juni hingga 21 Juli 2016.

“Kami akan mempertahankan pasokan BBM dan LPG di 19 terminal BBM, lima depor LPG dan 11 depot pengisian pesawat udara di Sumbagut. Sebanyak 221 SPBU akan beroperasi selama 24 jam khususnya di jalur mudik. Di Sumut ada 141 SPBU, Aceh 55 SPBU, Sumbar 62 SPBU dan Riau 63 SPBU,” paparnya di sela-sela temu media, Sabtu (4/6/2016).

Lebih lanjut, dia merinci, pihaknya juga menyiapkan kantong-kantong SPBU, yakni di Aceh dua SPBU di Simpang Kiri Subulussalam dan Desa Kampung Melayu Aceh Tenggara, dan di Sumut lima SPBU yakni Tanjung Pura, Desa Morulak Rambu, Penyabung Padang Sidempuan, Desa CIkampak, dan Jalan Raya Brastagi-Kabanjahe.

Selanjutnya, di Sumbar enam SPBU yakni di Kayu Tanam Pariaman, Desa Ladang, Jalan Raya Bukit Tinggi-Payakumbuh, Jalan Raya Jenderal Sudirman, Jalan Raya Payakumbuh, dan Salino-Painan.

Di Riau enam SPBU yakni Jalan Putri Tujuh Dumai, Jalan Raya Kandis, Petapahan Siak Hulu, Desa Tandu, Dusun Karya Mu, dan Jalan Raya Lintas Timur Sumatra.

“Kami juga berkoordinasi dengan perbankan, Hiswana Migas, pemda, kepolisian dan instansi terkait. Kami memproyeksi untuk BBM Premium ada peningkatan 11% dari hari normal, dan solar 31%. Saat ini untuk Sumut saja, konsumsi Premium pada hari normal 4.000 KL, dan Solar 3.000 KL,” tambah Romulo.

Dia mengemukakan, untuk konsumsi LPG menjelang puasa dan Lebaran umumnya tidak meningkat signifikan. Sebanyak 70% SPBU yang ada akan dimaksimalkan untuk menjadi titik penjualan LPG, terutama 3 Kg.

“Kenaikan paling hanya 10% dari hari normal. Per hari kami biasanya rata-rata menyalurkan 1.000 metrik ton, dengan rincian 800 metrik ton untuk LPG 3 kg dan sisanya nonsubsidi. Kami siap penuhi permintaan. Kami juga meminta pemda untuk mengawasi ketersediaan dan harga.”

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, di seluruh Indonesia, pihaknya terutama mengantisipasi pasokan BBM di jalur mudik dan wisata. Untuk Sumbagut seperti di Danau Toba, Brastagi, dan Bukit Tinggi.

“Berdasarkan pengalaman, selama libur panjang Lebaran dan puasa, konsumsi Premium tidak naik. Justru Pertamax dan Pertalite. Untuk solar ya turun karena kendaraan besar kan dilarang beroperasi. Selain itu, kami siapkan BBM dalam kaleng sebanyak mungkin agar mudah kalau macet. Mobil tangki juga standby,” ucapnya.

Bagikan!